Notice
Ustadz Drs.H.A.Muhajir Lc.MA Pimpin sholat Gerhana di Mu'allimin
- Details
- Published on Tuesday, 05 June 2012 03:42
- Written by Humas Mu`allimin

Suasana khutbah setelah pelaksanaan sholat gerhana
Gerhana Bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Pada tahun 2012 ini, BMKG memprediksikan terjadi empat buah gerhana berupa dua buah Gerhana Matahari dan dua buah Gerhana Bulan. Gerhana Matahari tersebut adalah berupa Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang terjadi pada 21 Mei 2012 dan Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi pada tanggal 14 November 2012. Adapun Gerhana Bulan yang terjadi adalah Gerhana Bulan Sebagian (GBS) yang terjadi pada 04 Juni 2012 dan Gerhana Bulan Penumbra (GBP) terjadi pada 28 November 2012.
Seperti dituturkan Ustadz Muhammad Ikhwan Ahada S.Ag.M.A, dikesempatan senin, 04 Juni 2012 ini Madrasah berkesempatan menggelar serangkaian kegiatan antara lain pelatihan hisab dan rukyat untuk para guru pengampu mata pelajaran ISMUBA ( Keislaman, kemuhammadiyahan, dan bahasa ).
Setelah itu dilanjutkan pelaksanaan sholat sunnah gerhana/ sholat kusufain yaitu sholat yang dilakukan saat terjadi gerhana bulan maupun matahari. Dikerjakan sehabis sholat magrib dengan imam dan khotib Ustadz Drs.H.Ahmad Muhajir Lc.M.A. Sholat gerhana yang dilakukan di Masjid Jami’ Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta itu dihadiri Segenap Guru, Santri, Karyawan, Ibu – ibu dan anak – anak Keluaga Besar Madrasah.

Bulan Purnama dilihat dari kampus Mu'allimin

Ustadz Muhajir mencoba teleskop Mu'allimin
Selepas sholat para jama’ah berkesempatan meneropong peristiwa gerhana bulan sampai purnama dengan menggunakan tiga teleskop yang ditempatkan di dua titik dengan bimbingan Bapak Mutoha Arkanuddin dan turut berpartisipasi beberapa teman dari JAC ( Jogja Astro Club ). Kegiatan ini juga dalam rangka mengawali fungsi laboratorium agama yang ada di Madrasah. Mengutip apa yang disampaikan Direktur Mu’allimin hendaknya laboraorium menjadi fungsional dan jangan hanya menjadi tempat penyimpan barang.













