Notice
Mu`allimin Mewisuda 141 Santri Kelas VI Dengan Penuh Khidmat
- Details
- Published on Wednesday, 30 May 2012 04:11
- Written by Humas Mu`allimin

Sahran Hadziq, Santri Terbaik Kelas IPS mendapat surban dari PP Muhammadiyah
Ahad, 20 Mei 2012, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melepas 141 santri Kelas VI dari pendidikan enam tahunnya di Mu`allimin. Pelepasan tersebut dihadiri oleh tidak kurang lima ratus tamu yang terdiri dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, para wisudawan, para orang tua, dan ustadz-karyawan Mu`allimin.
Bertempat di Gedung Madu Chandya Madukismo, prosesi pelepasan tersebut berlangsung dengan khidmat. Para orang tua yang hadir terlihat sangat bahagia sekaligus bersyukur mendapati anak-anak mereka telah lulus pendidikan Mu`allimin selama enam tahun.
Hadir sebagai perwakilan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah adalah Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc. M.A., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pengetahuan dalam menjalani tugas sebagai seorang kader. “Sebagai kader, tetaplah isi kepala dengan keilmuan-keilmuan. Sebagai contoh adalah Buya Syafi’i dan Amien Rais yang selalu membaca untuk meningkatkan wawasan sebagai seorang kader. Buya Syafi’i pernah mengatakan bahwa saat berada di Amerika, beliau membaca 12 jam sehari dan itu masih kalah dengan Amien Rais yang sanggup 18 jam sehari,” tutur Prof. Yunahar.
Dalam setiap pelepasan Kelas VI, penganugrahan santri terbaik masing-masing jurusan adalah salah satu yang ditunggu. Rasyid Siddiq, VI MAK menjadi santri terbaik untuk jurusan Keagamaan. Kemudian Sahran Hadziq, VI IPS keluar sebagai santri terbaik, dan Fahmi, VI IPA mengungguli kawan-kawannya di kelas IPA dan menjadi yang terbaik di kelas IPA.
“Namun bukan berarti, selain mereka tak memiliki prestasi apapun. Justru ini menjadi sebuah keputusan yang sulit bagi panitia untuk menentukan siapa santri terbaik. Berbagai prestasi dari tingkat regional hingga internasional telah diraih oleh santri-santri yang tak hanya satu orang. Semoga mereka terus berpacu dalam prestasi usai dari Mu`allimin,” tutur Ust. Erik Tauvani Somae, Ketua Panitia Pelepasan Kelas VI.

Suasana Pelepasan Kelas VI di Gedung Madu Chandya
Sebelumnya pada Kamis, 17 Mei 2012, Kelas VI telah melakukan perpisahan secara seremonial kepada seluruh civitas akademika Mu`allimin. Dari mulai para ustadz, karyawan, adik kelas, dan bahkan ibu dapur. “Ini bukanlah akhir, melainkan awal perjuangan kami. Kami meminta maaf pada guru, karyawan, dan adik-adik kelas atas salah kami,” tutur Bayu Jati Wicaksono, ketua angkatan 2012.
Dalam kesempatan itu, kelompok nasyid Heaven Voice angkatan 2012 melaunching single pertama mereka, Sang Pencerah yang terinspirasi dari perjuangan K.H. Ahmad Dahlan menegakkan ajaran Islam di dalam masyarakat Indonesia.













