Notice
Daarul Arqam, Sibghah Terakhir Santri Mu`allimin
- Details
- Published on Wednesday, 30 May 2012 03:57
- Written by Humas Mu`allimin
Buya Syafi'i Sedang Berdiskusi dengan Santri-Santri Kelas VI Mu`allimin
Profil Kader Mu`allimin adalah Profil Kader Muhammadiyah itu sendiri. Karena Mu`allimin adalah sekolah kader pemasok penerus perjuangan Muhammadiyah di pelosok Indonesia. Pun, Mu`allimin secara struktural berada di bawah Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Santri Mu`allimin secara formal telah menempuh pendidikan kader tersebut selama enam tahun dari sejak kelas satu hingga kelas enam. Dan Daarul Arqam merupakan polesan terakhir Mu`allimin untuk seorang santri. “ Daarul Arqam telah menjadi sibghah terakhir santri Mu`allimin sebelum benar-benar dilepas menjadi anak panah Muhammadiyah dimanapun kalian berada kelak,” tutur Direktur Mu`allimin, Ust. Muhammad Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A., dalam sambutannya saat Pra Daarul Arqam di Hall AMC awal bulan Mei.
Kemudian dalam Daarul Arqam itu sendiri yang berlangsung selama empat hari selama minggu pertama bulan Mei lalu, para santri dibekali dengan berbagai kompetensi dasar seorang kader. Di antaranya adalah kompetensi dasar keilmuan, kepribadian, kecakapan, sosial kemanusiaan, dan kompetensi gerakan.
“ Pada intinya kegiatan Daarul Arqam ini ingin mereleksikan, menginternalisasikan, dan mengintegrasikan materi-materi kekaderan dalam pola hidup dan pola fikir kader. Tujuannya adalah terbentuknya kader yang memiliki kompetensi dalam berperan dalam ruang lingkup kebangsaan, keummatan, dan persyarikatan,” ungkap Ust. Aly Aulia, Lc., M.A., Kepala Urusan Pendidikan Kader Persyarikatan.
Daarul Arqam yang berlangsung di Youth Centre DIY, Sleman tersebut terdiri atas berbagai kegiatan. Aktifitas ibadah yang dilanjutkan dengan kajian ayat per grup menjadi salah satu sarana pendidikan yang efektif. Kemudian small group discussion dan focus group discussion yang mendatangkan para pakar. Diantaranya adalah Buya Syafi’i Ma’arif, Dr. Haedar Nashi, dan Agus Syamsuddin dari PP Muhammadiyah.
Sementara itu masih di tempat yang sama seminggu berselang, santri kelas III Mu`allimin mengikuti proses perkaderan Baitul Arqam. Dilaksanakan selama dua hari, para santri juga memperoleh materi-materi yang mendukung kompetensi kekaderan mereka dari para pakar. Salah satu yang hadir adalah Ust. Sunardi Syahuri yang sudah puluhan tahun malang-melintang dalam dunia dakwah.













